Android: Tidak Boros Batre

If you’re not getting a full day’s use, there’s “something wrong.” - Larry Page

Battery on an Android device, in average, will last about a full day with normal use (some videos, mail, calls). – forum.xda-developers.com

Gambar-gambar di atas diambil pada hari yang berbeda-beda dari Nexus One dan Galaxy Ace. Nexus One menggunakan stock (OTA) ROM Gingerbread 2.3.4, Galaxy Ace menggunakan leaked ROM Gingerbread 2.3.3.

Untuk gambaran persentase baterai yang tersisa:

Jadi tidak benar jika dikatakan baterai Android boros, terutama jika dibandingkan dengan smartphone sejenis (koneksi internet 24 jam, layar besar, dan sejenisnya).

Android yang pernah saya pegang selalu bisa bertahan melebihi 24 jam untuk pemakaian normal. Charge cukup 1x sehari, yang kadang dalam keadaan indikator baterainya masih berwarna hijau.

Di beberapa kondisi seperti misalnya hari libur, cukup sering persentase baterai saya masih di atas 70% walaupun sudah nyala selama 20 jam lebih.

Walaupun, bukan berarti android saya tidak pernah boros. Bisa saja baterai habis dalam 2 jam kalau saya main game terus-terusan sementara ada teman yang menggunakan AP android saya untuk main internet di notebook-nya.

Apa yang membuat Anda berpikir bahwa Android Boros?

Apabila langsung disimpulkan, maka kesimpulan saya adalah:

Keterbukaan/kebebasan di Android-lah yang membuatnya menjadi boros baterai, terutama ketika customization dilakukan tanpa memahami hal-hal apa saja yang dapat menambah beban baterai.

Aplikasi dengan notifikasi

Jika sebuah aplikasi melakukan pengecekan ke server setiap 10 menit (untuk memeriksa apakah ada “pesan baru”), maka dalam 10 jam baterai akan terpakai sebanyak 60 kali. Jika aplikasi tersebut menggunakan C2DM, maka dalam 100 jam-pun baterai tidak akan terpakai sama sekali kecuali apabila memang ada notifikasi yang perlu dikirimkan oleh server.

Aplikasi yang membuat CPU bekerja terus menerus

Harap dibedakan dengan aplikasi yang sekedar diam di background, tersimpan di memori, namun tidak membebani CPU.

Auto Task Killer

Ini adalah aplikasi yang amat merugikan:

  1. Ia membuat CPU bekerja terus menerus memonitor berbagai aplikasi yang ada
  2. Ia dapat mematikan aplikasi yang seharusnya tidak perlu atau tidak boleh dimatikan, yang dapat berakibat aplikasi tersebut dihidupkan kembali (oleh sistimnya Android) yang berarti membutuhkan lebih banyak tenaga, untuk kemudian nanti dimatikan kembali oleh sang Auto Task Killer.

Task Killer/Manager secara garis besar

Terlepas dari kepopuleran aplikasi-aplikasi task killer (dan auto task killer), cukup banyak artikel yang menyatakan bahwa aplikasi-aplikasi ini tidak diperlukan. Google dan Cyanogen juga mengimplikasikan bahwa task killer tidak berguna.

Mematikan aplikasi bisa dilakukan dari Settings > Applications. Tidak perlu menggunakan aplikasi tambahan untuk hal ini.

Beberapa produsen HH Android juga menyertakan task killer/manager tambahan, yang menurut saya tetap saja merupakan pemborosan.

Juice Defender

Aplikasi ini memang dapat menghemat baterai dengan sangat signifikan, namun menurut saya akan menghilangkan salah satu fitur android yaitu, online 24 jam.

Undervolt

Ini juga dapat mengurangi pemakaian baterai, namun saya tidak pernah melakukannya. Ibarat mencekik selang karburator, bensin lebih irit tapi sudah pasti ada efek sampingnya.

Kualitas Sinyal termasuk WiFi

Jika kualitas sinyal buruk, baterai akan lebih cepat habis. Sinyal WiFi umumnya bagus, jadi gunakanlah WiFi sebisa mungkin. Baterai masih di atas 70% setelah lewat 20 jam yang saya sebut di atas juga dipengaruhi oleh hal ini.

Pemakaian

Jika anda memang menelepon, menyalakan screen terus menerus, apalagi sambil main game berat yang membebani CPU, maka wajar saja jika baterai habis dalam beberapa jam. Hal ini tidak dapat dihindari, dan bukan merupakan masalah pada android.

Jika android anda gunakan seperti notebook, pikirkan berapa lama notebook dapat dibiarkan bekerja berat terus menerus. Tapi jika android digunakan sebagai smartphone, sedikit telepon, sms, chat, browsing, dan juga disertai dengan pemilihan aplikasi yang tidak menghabiskan baterai, maka ia dapat bertahan setidaknya 24 jam.

Aplikasi-aplikasi di HH Saya

Selain aplikasi bawaan Google (Gmail, Calendar, Gtalk, Latitude), saya hanya mengaktifkan notifikasi (pada saat ini) di Foursquare dan Earthquaker Alerter. Keduanya sudah menggunakan C2DM dan berfungsi baik.

Earthquake Alerter beberapa hari yang lalu sukses membunyikan notifikasi saat ada gempa yang terasa oleh beberapa orang di Jakarta, tanpa ia perlu melakukan pengecekan ke server terus menerus dalam interval waktu tertentu.

Saya menginstall Facebook & Twitter, namun “refresh interval” saya set ke “Never”.

Aplikasi-aplikasi yang tidak saya install

  • Segala macam jenis aplikasi untuk “monitor”, kecuali pada saat memang dibutuhkan (yang akan saya uninstall setelahnya).
  • Auto task killer, task killer, task manager, dan sejenisnya.
  • Launcher yang meriah. Saya anggap hal-hal ini hanya berguna untuk “kepuasan mata” yang bagi saya kalah penting jika dibandingkan dengan efisiensi sumberdaya.

Aplikasi yang membuat CPU bekerja terus menerus, tapi saya install

Untuk saat ini hanya Auto WiFi Toggle. Saya anggap fungsinya melebihi kerugian yang ditimbulkannya.

Jadi aplikasi-aplikasi mana saja yang baik? Yang buruk?

Saya tidak bisa menjawabnya. Silakan teliti atau cari info detil terlebih dahulu sebelum menginstall sebuah aplikasi. Tidak semua aplikasi dibuat dengan baik/efisien.

Putuskan sendiri apakah anda rela menukar baterai untuk hal-hal seperti launcher meriah, Auto Wifi Toggle, atau sekedar notifikasi Twitter yang belum efisien karena masih menggunakan sistim “refresh interval”. Yang pasti, pahami apa yang anda lakukan agar anda tidak lantas mengeluhkan mengenai borosnya baterai android.

Baterai android boros karena kita “bebas” membuatnya menjadi boros. Berbeda dengan beberapa jenis smartphone lain yang lebih tertutup atau minim kustomisasi, yang sekarang jelas bahwa ketertutupan tersebut bukan selalu merupakan suatu hal yang buruk.

Sekali lagi, android saya dapat bertahan di atas 24 jam untuk pemakaian normalnya saya yaitu telepon, sms, chat, browsing, video, musik, dkk., dengan tanpa berlebihan. Android yang saya pakai sehari-hari juga hanya menggunakan ROM standar tanpa root.

55 thoughts on “Android: Tidak Boros Batre”

  1. saya instal aplikasi fb.twitter.superbox.liveprofile. jadi mana saja aplikasi yg perlu dan tidak perlu sehingga android saya dapat bertahan lama

  2. Liveprofile kalau ngga salah sudah pakai C2DM jadi seharusnya ngga membuat boros. Tapi saya ngga suka install aplikasi chat banyak-banyak, cukup Gtalk aja (Yahoo Messenger contacts juga masuk ke Gtalk dengan Jabber Transport). Dulu sempat install Liveprofile cuma karena diajak test sama teman.

    Untuk Superbox, saya ngga pasang. Seperti yang saya tulis di atas, saya lebih suka membiarkan si Android yang mengatur semuanya tanpa perlu dibantu dengan aplikasi tambahan.

    Untuk Twitter, versi yang paling baru mengklaim sudah mengimplementasikan C2DM. Walaupun saya lihat di settingsnya tetap ada pilihan “refresh interval”, yang sudah pernah saya test aktifkan di “5 menit” dan tampaknya tidak ada pemborosan baterai yang berarti, saat ini saya masih mematikan “notifications” nya.

    Untuk Facebook juga sama, mengklaim sudah menggunakan C2DM tapi entah kenapa saya merasa sepertinya masih buggy sehingga saya tidak mengaktifkan auto refresh/notificationnya.

    Memangnya sekarang Androidnya bisa bertahan berapa jam? Pemakaiannya seperti apa? Pakai kartu apa? Sinyalnya bagaimana? :)

  3. maaf gan, newbie nih.
    Sy sdh coba ikutin tutornya, tp blm hemat jg nih battery.

    Klo di galaxy mini, utk account & sync background datanya lebih baik di centang atau nggak ya?

    Kira2 perlu ga sih app penghemat baterai seperti 2x battery?

    Tks B4

  4. Hebat agan ini…hhnya bisa sampai 24 jam. Sy juga mau gan.

    Sebelumnya mohon maaf, sy newbie di android..

    Sy sdh ikuti tutor dr agan, tp batre msh aj boros.
    Klo utk account & sync background sebenarnya perlu ga ya dicentang?

    Applikasi penghemat baterai seperti 2x battery itu perlu ga ya?

    Kira2 settingan apa lagi ya yg harus dibenahi?

    Tks B4 utk agan yg baik…

    1. Sebetulnya tulisan di atas bukan tutorial gan, cuma sekedar penjelasan bahwa batre android sama aja ama smartphone lainnya.

      Untuk bakcground sync, ane selalu aktifkan, termasuk Google Latitude ane juga nyala 24 jam. Kalau ngga diaktifkan rasanya ane malah kehilangan sebuah “fitur”, untuk apa pakai smartphone kalau sync-nya dimatiin?

      Untuk aplikasi penghemat baterai, 2x battery, seperasaan ane itu cara kerjanya sama seperti Juice Defender yang berarti kalau ane sih nggak akan pasang dengan alasan sama seperti di atas (menghilangkan salah satu fitur).

      Kalau mau agan bisa coba ini:

      1. Factory Reset
      2. Login ke Gmail, Calendar, Latitude, Gtalk
      3. Charge sampai full, matiin, nyalain.
      4. Biarin standby selama beberapa jam (atau lakukan langkah 1-4 sebelom tidur)
      5. Kembali ke langkah #3, untuk meyakinkan semua update/sync awal sudah selesai.
      6. Cek setelah beberapa jam tersebut, batrenya tinggal berapa persen? Bisa dilihat berapa persen penurunan batrenya per jam, apakah di bawah 1%?
      1. Punya saya kalau di diamkan tanpa di gunakan. Semalam paling abis 2 persen tapi kalau di pake maen game tahan 5 jam doang….

      2. Punya saya kalau dibiarkan standby (ditinggal tidur dan tidak digunakan) sekitar 8 jam turunnya 30%-an gan. padahal semua sudah disetting minimal lho, spt brightness, sound. jaringan saya set ke GSM only. Kok boros banget ya.. anehnya, dipakai atau dibiarkan standby penurunannya sama aja.

  5. Agan RL…

    Klo factory reset brarti hilang semua data yg di internal hp dong?

    Klo yg di micro sd ga hilang kan gan?

    Backup data n aplikasinya pake apa ya enaknya gan? Saat ini sy pake lookout gan.
    Cuma sy bingung balikin data yg terhapus nantinya gan?

    Maaf nih banyak nanya gan…mohon maaf sebelumnya.

    Terima kasih

    1. SD Card ngga diapa-apain Gan kalau factory reset, kecuali kalau kita memang sengaja mencentang “format SD Card” sewaktu mereset.

      Untuk backup, kalau ane sih menganggap Android adalah “perpanjangan” dari PC/notebook. Di Android ane ngga ada sesuatu yang akan “hilang”, kalau androidnya rusak misalnya (amit-amit).

      Contacts, email, calendar, chatlog, tasks, semua tersinkron. Yang bisa hilang palingan cuma SMS tapi ini bisa diakali dengan aplikasi untuk backup SMS (ane pakai ini yang menurut ane bagus).

      Untuk aplikasi lainnya, ane lebih suka mendownload ulang aplikasi-aplikasi yang memang dibutuhkan, yang memang penting, yang ngga bikin boros, sewaktu ane melakukan factory reset. Tinggal mampir ke tempat ber-wifi kenceng, trus download ulang deh aplikasi-aplikasinya. Aplikasi berbayar juga nggak perlu bayar lagi.

      Ibaratnya kalau sekarang ane lakukan factory reset, dalam 15 menit ke depan Android ane sudah akan kembali seperti semula.

      Ane suruh agan factory reset dan hanya login ke layanan-layanan Google (dan membiarkan si android standby beberapa jam) maksudnya untuk meyakinkan kalau tidak ada aplikasi “pemakan batre” di android agan. Jadi kalau masih boros kemungkinannya tinggal:

      • sinyal jelek
      • ada aplikasi bawaan pabrik yang bikin boros
      • batre rusak
      • emang pemakaian agannya yang nganggep HP kayak tablet/notebook (bntar2 dinyalain) yang mana problem ini ngga cuma ada di android*

      *) N1 ane lebih awet daripada Gemini temen ane yang alay (bbm-an mulu), padahal layar gemini ga bisa dibandingin ama layar android.

      Demikianlah gan :D

      1. Gan, parah banget.. Ane coba ikutin cara test agan di atas. setelah factory reset, ane charge. ane login google doang. trus setelah 100% ane diemin. baru juga 15 menit masa udah tinggal 93% gan. kelewatan ah menurut ane. itu belom ane install dan jalanin aplikasi apapun selain si google tadi. kondisinya mobile data off, wifi on. ini ada masalah dimana ya kira2, barang baru 3 hari ane pegang nih, beli baru di samsungnya langsung. sejak hari pertama udah begini. ane setting minimal untuk display, sound, dan jaringan (ane pilig GSM only) nggak ngaruh, tetep aja begini. mau cuma standby atau dipakai terus2an turunnya ya sama-sama juga. Kalau standby normalnya paling turun 1-2% sejam kan.

        1. Belum tentu dari 100 turun ke 93 dalam 15 menit tuh sis.

          Biar yakin, coba abis cabut charger, restart dulu, trus liat berapa persen, trus biarin standby selama beberapa jam. Kadang memang kelihatannya full tapi padahal enggak (bahasan soal ini pending dulu ntar panjang).

          Trus, kadang kalau masih baru dia masih sync kiri-kanan (email, contacts, ROM update, foto2?, dkk). Coba biarin dulu, trus ntar malem cobain lagi.

          Trus, mobile data sebaiknya nyalain aja. Kalau dimatiin ga bisa jadi patokan ntar.

          Btw Samsungnya tipe apa sih?

          1. Pake Ace 2 gan. OS nya udah jelly bean dari sananya (bukan hasil upgrade). Kalo kasus di BB ane dulu emang boros bgt, sama 5 jam habis. tapi setelah ane setting pake 2G only langsung irit bisa 2 hari baru charge. Ini udah pilih GSM only padahal. belum juga ane install apa-apaan. Oke, ntar malem ane coba lagi dengan mobile data dinyalain.

            Mungkin juga ya karena baru dia masih nyari2.. ane liat sampe akhir minggu deh, masih begini aja apa nggak.

            Tks sarannya ga.

          2. Ga usah GSM only juga harusnya gpp kok sis, temen ane ada yang pake Ace 2 dan oke-oke aja tuh.

            5 jam sih gawat sis (terutama kalau banyakan standby). BB dulu 5 jam? Pake provider apa? Androidnys skrg pake provider apa / kualitas sinyal cukup berpengaruh juga soalnya.

          1. oh gitu..jadi ga perlu GSM only ya.

            Dulu BB pakai Telkomsel Pra Bayar. memang boros banget pas settingannya 2G & 3G. Tapi setelah ane setting 2G only jauh terasa banget perbedaannya.

            Kalo sekarang Android nya pakai Matrix (Indosat Pasca Bayar). ane juga test perbedaannya antara di rumah dengan di kantor. siapa tau masalahnya di sinyal kan.. tapi hasilnya nggak jauh beda.

          2. Mau update dulu percobaan kedua dan ketiga.

            Percobaan kedua tadi malam, ane ikuti lagi langkah2 di atas. Setelah 100% ane restart, masih 100%, trus ane biarkan standby, ane tinggal tidur pas jam 12 malam. Paginya sisa 76%. Tapi itu karena pas ane tinggal tidur kayaknya masih ada download aplikasi yang belum selesai. Jadi menurut ane udah nggak terlalu boros lagi.

            Pagi ini ane coba lagi. Sebelum berangkat kantor ane charge sampai 100%, trus langsung ane matiin. Ane hidupin lagi pas sampe kantor, 96%. itu jam 8.45. Posisi jam 9.45 masih 96% (kemajuan nih sejam belum turun).

            Oh iya, ane pakai Galaxy Ace 2, OS nya Jelly Bean, Kartu Matrix (Indosat pasca bayar), ambil paket internet unlimited yang 50.000 (500MB). Aplikasi yang ane install: facebook, twitter, instagram, whatsapp, line, google translator, avast antivirus, game onet, komik detektive conan, acrobat reader, sama photo editor. Wahahaha..udah banyak ya isinya sekarang.

            Nanti posisi jam 11.45 (3 jam standby) akan ane update lagi.

          3. Antivirus ga perlu sis. Menurut salah satu manager Google, antivirus adalah software untuk nakut-nakutin yang dibuat oleh penipu dan tukang obat.

            Saya pada dasarnya ngga suka antivirus, termasuk di komputer desktop Windows. Menurut saya, antivirus yang bekerja terus-menerus berarti menggunakan resource yang seharusnya bisa kita pakai (bikin komp jadi lelet). Dan ga terlalu ngaruh juga, di sebagian besar kasus kalau kita salah masukin Flashdisk bervirus misalnya, ya tetep aja kena virus. Walaupun antivirusnya selalu diupdate dan bekerja terus menerus.

            Saya lebih suka pakai sistem clone-restore untuk mengembalikan komputer ke keadaan semula. Di Android juga bisa, tapi setahu saya harus pakai aplikasi yang bayar. Alternatifnya yah factory reset, toh ga terlalu repot (contacts, mail, dkk. langsung balik lagi seperti semula). Tinggal cari WiFi yang kenceng biar gak abisin paketan datanya. :D

          4. Tengkyu infonya gan. Saya kurang paham teknologi sih, jadi saya pikir main aman aja pakai antivirus, hehe..

            Mau update lagi. Sepertinya saat ini Galaxy Ace 2 ane sudah menyesuaikan diri dengan segala aplikasi yang terinstall dan juga sinyal si Matrix Pascabayar yang ane pake, dan settingan yang ane pilih. Soalnya dengan pemakaian normal (kombinasi standby dan browsing, chating, soc med), posisi batre saat ini (jam 16.00) masih di angka 83%. Tadi pagi ane charge full, setelah resart angka menunjukkan 96%. Aman deh sekarang… hahaha…

          5. Oke mantap sis :)

            Kadang batre memang nggak menunjukkan 100% ketika charger dilepas, walaupun sebelumnya sudah full. Ini ngga masalah.

            Yang pasti kalau androidnya digunakan sebagai smartphone, bukan sebagai “game console” atau “media center”, harusnya bisa tahan 1 hari. Ini sudah bagus untuk teknologi saat ini, karena tenaga yg dibutuhkan utk hidup si android ga bisa dibandingkan dengan tenaga yg dibutuhkan utk menghidupkan hp-hp biasa (yg bisa tahan berhari2). Apalagi, hp-hp biasa umumnya kan memang cuma dipakai utk telpon & sms.

            Jangan juga dibandingin ama tablet/iPad yang dari ukuran batrenya aja udah jauh lebih gede.

            Lalu, saya lupa Ace 2 itu ROM-nya apa ya? Kalau masih Gingerbread kalau nggak salah settingan defaultnya WiFi akan off sewaktu screen off. Ini sebaiknya diganti supaya WiFi selalu on, supaya dia terus konek ke WiFi walaupun sedang standby. Settingannya coba cari dg menekan tombol menu saat berada di dalam settingan Wireless. Cari yg berjudul “WiFi sleep policy”, buat supaya dia menjadi “never sleep”.

            http://ossadmin.wordpress.com/2011/03/05/gingerbread-heavy-battery-use-android-os-high-utilisation/

  6. Factory reset itu apaan yah gan?
    Sejenis aplikasi atau gmn?
    Maklum gan ane nuwbie..
    Baru pake android kemarin…
    Boros bener batre ane..:(

  7. gan ane pake galaxy s advance baru tiga bulan tp knp akhir2 ini klo dicas lama banget ga masuk2, malah kemaren pas dicas indikatornya tulisannya berkurang dr awalnya 42% jd 40%. akhirnya skrg ane klo ngecas pake kabel usb, tp lama2 diperhatiin jd boros bgt masa baru dicabut dr 100% trus 10 menit kemudian uda jadi 96% padahal cm dipake chat whatsapp sm sms doang. kira2 yg rusak apanya ya gan batrenya atau gmn? kalo difactory reset ngaruh ga ya? atau ada solusi lain? :’ thx gan sori banyak nanya newbie nih hehe

    1. Itu 3 bulan baru apa second gan? Kalo baru, dan kalo agan yakin ga ada aplikasi yang aneh-aneh, ane sarankan lebih baik agan bawa ke SamCen aja.

  8. Gan ane pengguna Samsung Galaxy Ace. Wajar gak sih kalau Ane charge sampe FULL,trus bwt Internetan pake wifi rumah trus kuatnya cuma 4jam doang!
    wajar gak?
    Cara agar bertahan min 6jm bisa gak?
    Ane soalnya demen internetan,cha dan games!
    Tolong gan!

    1. Kalau cuma didiemin aja sih ane bilang sangat gak wajar gan.

      Tapi kalau “dipake”, variabelnya jadi banyak. Bisa aja batre abis dalam 1 jam dan ane bilang normal.

      Coba charge sampe full, trus diemin (standby) selama 2-3 jam. Kalau batre cuma berkurang di bawah 5% ane bilang masih mormal.

  9. gan , android ane cas ampe full , terus ane diemin sekitar 1 jam lebih kok batre ngurangin sampe 5 persen ya ? hape baru sekitar 1 bulan sih jadi masih newbie …

    1. Pas setelah cabut charger tulisannya 100%, trus didiemin 1 jam jadi 95% gitu?

      Kemungkinannya, ada aplikasi yang jelek (ngabisin batre walaupun HP dalam keadaan mati), atau bisa juga sinyal jelek gan.

      1. oh gitu ya … iya sih sinyal dirumah ane rada jelek .
        waktu baru beli , batre hapenya irit banget , ane cas full trus ane tinggal ngampus sampe sore ngurangin berapa persen doang dengan keadaan mobile data mati .
        itu cara yg factory reset di atas buat ngetes batre ya gan ?

    1. Auto backup & restorenya tuh, bisa dimatiin kok. :D

      Atau setelah factory reset, setelah sign-in dengan Google Account, kayaknya ada pertanyaan “apakah agan mau restore?” atau sejenisnya gitu deh.

  10. hehe iya setelah di factory reset lebih irit . Jadi kita harus lebih ‘memilih’ aplikasi apa yg ga bikin hape kita boros baterai yaa . Kalo kaya aplikasi chating yg terus2an di aktifin dan sosial media itu berpengaruh sama penggunaan baterai ga gan ?

    1. Aktif terus menerus sebetulnya ngga masalah asalkan aplikasinya dibuat dengan baik.

      Sebaliknya, bisa aja ada aplikasi yang nggak dimaksudkan untuk online terus-terusan (gak perlu siap nerima notifikasi setiap saat) tapi dibuat dengan jelek sehingga dia membuat CPU kerja terus-terusan (gak “diem di background” dengan benar).

      Aplikasi chat/socmed yang terinstall di HH ane sekarang:

      - Gtalk
      - Whatsapp
      - Google+
      - Twitter
      - 4sq
      - Ingress

      Ingress walaupun game ane sebut karna dia juga pake acara “sync”. Ane cuek karna dia bikinan Google.

      Facebook udah ane uninstall, karna kebetulan ane kurang aktif di sana dan aplikasinya juga bisa dibilang jelek / tidak efisien walaupun bukan di masalah “ngabisin batre ketika lagi nggak dijalanin”:

      http://techcrunch.com/2012/09/11/mark-zuckerberg-our-biggest-mistake-with-mobile-was-betting-too-much-on-html5/

    2. Btw aplikasi ane cuma dikit karna sampe sekarang ane masih pake Nexus One :D

      Ini HP bisa dibilang udah cukup ketinggalan, tapi masih bisa ane pakai untuk sehari-hari walaupun harus sangat pilih-pilih aplikasi karena internal storagenya kecil (app2sd atau “oprek” yang sejenis, cuma cocok dilakukan dalam rangka iseng atau belajar).

      Kalau Android yang lebih baru, harusnya jauh lebih mantep di segala hal. Bini ane pake Galnex, aplikasinya beejibun, pemakaiannya cukup sering (nonton youtube, chatting, facebook, Gtalk video), ngecharge rasanya gak pernah lebih dari 1x sehari.

  11. makasih om infonya. beberapa launcher emang berpengaruh, dulu prnah pke FPB Shell, ADWlauncher, Go-Launcher, batre tetep boros, yg trakhir Launcer7donate, batre lebih irit…

  12. wah udah dapet pencerahan disini..
    soalnya saya pakai cross A7S berniat ganti karena saya pikir hp/batrenya bocor..
    setelah baca² dsini ternyata masih tergolong normal.. nice info gan.

  13. Gan.. gue udah baca banyak koment2 di sini, dan agan menjawabnya sngt bagus sekali..
    ane jg mau nanya gan.. aplikasi2 yg bnyk sudah terinstal itu termasuk bkin baterai boros pa enggk gan.. mohon pencerahannya gan.. trims

    1. Aplikasi bawaan pabgrik yah gan? Tergantung, kalau aplikasinya cuma diem doang, itu gak borosin batre. Tapi kalo aplikasinya jalan, apalagi kalau sambil konek-konek, bisa ngabisin batre.

      1. iyaw gan.. bawa.an pabriknya.. yg ada di menu itu gan.. ada skitar 40an aplikasi..
        ok klo g7 gan.. terima kasih bnyk atas pencerahannya agan.. :-)

  14. gak tau ni masalah pa bukan tp batrei ane gak bisa full pdahal udah d charger ampe 6 jam ttp gak bisa nyampe 100%. pas googling malah nemu istilah kalibrasi. cara.y gimana tuh?

    1. nggak 100% nya masih di atas 90% gak gan? Kalau iya maka tak apa, ane akan katakan itu normal.

      Kalibrasi, lagi-lagi terlepas dari kepopuleran app2 maupun “trik2″ kalibrasi, menurut ane gak perlu. Ini ada satu artikel yang mendukung:

      http://forum.xda-developers.com/showthread.php?t=1565801

      Kalaupun mau dicoba ga usah install apa-apa, cukup abisin aja batrenya, pastiin abis beneran, trus charge ampe full. Tapi sewaktu lagi habis jangan sampai dibiarin berhari-hari ya.

  15. Saya pakai LG nexus 4, jam 13.00 baru selesai charged, pemakaian standar untuk chat, WA, FB jam 16.30 udah 70%. Apakah ini normal ? Apakah ada tips dan trik untuk menghemat baterai LG Nexus 4. Terimakasih.

    1. Saya blum bisa bilang ngga normal gan. “Standar” nya agan itu seperti apa? Kalau frekuensinya cukup sering bisa jadi 30% dalam 3 jam itu normal :)

      Membandingkannya yang enak dalam keadaan ngga dipakai, soalnya “pemakaian normal” tiap orang beda-beda. Kalau dalam keadaan diam, lebih sedikit variabel untuk membandingkannya :D

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>