Pengertian Push (Email/Notification)

Halo mas, bisa nanya tentang push di trillian?
Itu pesannya di push di email yang mana ya?
1. Email utama yang dipakai android (biasa dipakai jadi gtalk juga kalau email utama android)
2. Email sesuai pesan yang di kirim (contoh orang kirim pesan ke a@yahoo.com maka push email nya masuk ya ke a@yahoo.com)
3. Push email masuk ke email yang dipakai pas register trillian.

Makasih sebelumnya.

Sekedar informasi bagi yang barangkali belum mengerti. Istilah “push” sepertinya memang pertama kali populer untuk email (push email), namunĀ bukan berarti hanya email yang bisa di-push.

Inti atau maksud dari Push adalah, server yang langsung mengirim atau memberitahukan ke “client” (misalnya aplikasi untuk membaca email di ponsel) setiap kali ada “sesuatu” yang baru. Ini berlawanan dengan rata-rata email client yang melakukan pengecekan ke server setiap beberapa saat, atau setiap kali kita membuka aplikasi email client tersebut.

Dengan metode Push, dapat dikatakan bahwa penerima email akan langsung menerima notifikasi akan adanya email baru, tepat setelah email tersebut dikirim.

Metode untuk “Push” ada bermacam-macam. Apabila client diatur agar melakukan pengecekan ke server setiap detik, bisa dikatakan ia juga akan menerima notifikasi instan tepat setelah email dikirim (sama saja rasanya dengan Push). Namun cara ini pasti akan boros sumberdaya, terutama jika dilakukan di peralatan-peralatan mobile. Karena itulah lantas muncul istilah “Push” yang setahu saya pertama kali dipopulerkan oleh BlackBerry:

Pengirim > Internet > Server BlackBerry > Jalur Push Blackberry > Device Penerima

Untuk Android, jalur yang digunakan adalah C2DM:

Pengirim > Internet > Server Google > Jalur C2DM > Device Penerima

Dengan metode “Push”, pesan (atau notifikasi akan adanya sebuah pesan baru) dikirimkan oleh server ke penerima. Penerima tidak perlu melakukan pengecekan ke server, yang berarti adalah penghematan sumberdaya.

4 thoughts on “Pengertian Push (Email/Notification)”

  1. bagaimana cara menonaktifkan pesan push, karena sya tdk tau penggunaaan pesan push tapi tiba2 pulsa saya habis gara2 dapat pesan dr push itu
    tolong bantu,,,,

    1. Sistim “push” sebetulnya di sebagian besar kasus justru adalah yang paling efisien, baik dalam penggunaan baterai maupun pulsa.

      Push tidak perlu dimatikan, yang perlu dimatikan adalah notifikasi dari aplikasi-aplikasi yang belum menggunakan sistim push Android (C2DM), seperti misalnya aplikasi email non Gmail.

      Tapi kalau memang ingin mematikan, bisa dilakukan dari Settings > Wireless & Networks > Mobile Networks, lalu matikan koneksi data (jangan centang “Data enabled”).

      Cara lainnya agar penggunaan pulsa tidak terlalu boros adalah dengan berlangganan paket data yang cara/detilnya berbeda-beda untuk tiap provider.

  2. ok neh…ada juga gak tulisan ttg email client yg ok…yg tentu ada notif tiap kali ada email masuk (for desktop) kan jga mkan waktu lok buka web dlu… ;)

    1. Saya sekarang selalu pakai Gmail web Bro, sebab enaknya jauh lebih banyak daripada ga enaknya (lebih lelet doang kayaknya?).

      Gmail nyaris selalu terbuka di sebuah tab tiap kali saya online di desktop :D

      Sempet nyoba cari settingan yang enak di beberapa mail client termasuk untuk Mac, akhirnya tetep yang sering dipake adalah browser. :D

      Sempat juga berharap ke Gmail Offline tapi sepertinya masih sangat buggy (kurang tau juga sekarang).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>